Genigunungpati’s Blog

Hanya sebuah Blog dari Cah gunungPati

Kebolak-balik…!!??!!

terasi khas

Ada beberapa petuah bijak dari orang tua kita dulu yang masih sangat aku ingat sampai sekarang,beberapa diantaranya adalah :

  1. yang tua menyayangi yang kecil.
  2. yang kuat melindungi yang lemah.
  3. yang besar mengalah sama yang kecil
  4. yang pintar mengajari yang bodoh supaya menjadi pintar

tapi pada kenyataannya,yang aku lihat di masa sekarang hal itu sudah tidak lagi relevan dan bahkan khlo kita menerapkan kebijakan di atas akan menjadi sebuah hal yang aneh dan terlihat bodoh oleh orang lain…sungguh hal ini aku alami beberapa waktu lalu di lingkungan tempat kerja aku…. suatu saat kami sedang melaksanakan sebuah kegiatan di kantor dengan mengundang semua kepala sekolah dan madrasah di lingkungan kabupaten kami dengan narasumber dari kantor wilayah propinsi kami..semua pegawai di tempat kami menjadi sangat sibuk untuk mempersiapkan semua acara dan perlengkapan yang berhubungan dengan acara itu,begitupun juga dengan aku.. bahkan satu hari sebelum pelaksanaan sang ketua panitia masih sibuk mempersiapkan hal-hal yang diluar acara dan mengeluh cukup tidak dana kita,loh bukannya dana itu sudah kita persiapkan dengan matang dan sesuai dengan kebutuhan sehingga gak mungkin to kalo kurang, bahkan agak berlebihan kataku..eh ternyata dia bilang khlo dia butuh dana lagi untuk mempersiapkan buah tangan buat orang kanwil itu.. lah aku pun jadi sedikit bengong kayak orang bego….hehehe

ngapain kita kasih mereka buah tangan lagi, toh mereka kan ke sini sudah mendapat honor sebagai narasumber plus uang transport dan nilainya cukup besar menurutku..dan seharusnya merekalah yang lebih pantas untuk membawa buah tangan kepada kita yang berada di daerah ini karena mereka dari kota dan dari kantor pusat yang kedudukannya jelas lebih tinggi,sedangkan kita adalah orang2 yang nota bene berada di daerah tentu kedudukannya ada lebih di bawah mereka…ketika pemikiranku ini ku sampaikan kepada si ketua panitia dan beberapa rekan kerjaku malah di ketawain dan di katakan waaah terlalu idealis dan bodoh pemikiranku… lah tambah bengong lagi.. sampai sekarang ku gak habis pikir dengan hal-hal tersebut, masak kita yang lebih kecil dan berada di daerah harus memberikan servis yang berlebihan dengan orang pusat dan harus mengada-adakan.seakan-akan kita tampak menjilat-jilat ke mereka.

Katanya jaman udah berubah bukan lagi menggunakan sistem ABS lagi,tapi khlo kenyataannya macam ini yah sama aja to…

Sampai kapan hal ini harus berlangsung…???!!!

Iklan

Maret 21, 2009 - Posted by | gelisahku

13 Komentar »

  1. Itulah Dunia Politik , Dunia Para Penjilat. Dunia Para Badut yg bisa merubah muka dari penjahat menjadi pejabat. dunia yg melacurkan diri.
    Ingat Kawan kamu memasuki dunia yg lebih kejam dari dunia para setan , iblis dan binatang.

    Komentar oleh Jamal eL Ahdi | Maret 21, 2009

  2. *lirik pertanyaan terakhir*

    sampai kapan kapan pak hihi~

    Komentar oleh didut | Maret 24, 2009

  3. Yach baru tahu……..Emang selama ini kamu nggak pernah melihat hal seperti itu pling
    Aku juga pernah ngalami itu waktu magang di kantor Imigrasi. Dirjen mau datang ngresmiin tuh kantor wah rame banget persiapannya, jamuannya,fasilitasnya dan jgn lupa oleh olehnya dan sangune kanggo mulih nang pusat maneh.
    Soalnya hal seperti itu bukan hanya terjadi dipemerintahan, di rumah sakit, di perusahaan swasta pokonya hampir semua bidang
    Berubah kaya apapun dunia ini ya seperti itu lah indonesia, Dimana orang yg mempunyai jabatan yang tinggi dan uang yg banyak akan selalu di hormati di puja puja pokonya semuanya UUD dan mendapatkan fasilitas yg lebih( ujung ujungnya duit )Wukakkakakakaka.

    Komentar oleh bayu | Maret 24, 2009

  4. Emmmmmm…..Bagaimana kalau buah tangan nya diganti dengan Jabat Tangan dan Ucapan terima kasih kang,,,

    Reaksinya Gimana Yach???

    Komentar oleh potter | Maret 26, 2009

  5. hmmmm, aku cuma liat liat bentar…
    mbuh bahas apa to? gak mudeng
    yang pasti aku juga orang gunungpati

    hidup gunungpati (gak nyambung ya?)

    Komentar oleh Slam | Maret 27, 2009

  6. laaa pripun ,maneh jare wong sing rodho ngerti omonge jaman wis jaman kolobendu dadi podo kewolak-walik

    Komentar oleh cahangon | Maret 27, 2009

  7. dibolak-balik mas kalo gak pasti gosong.
    Kalo tanya sampai kapan, ya sampai pada melek semua…

    Komentar oleh antokoe™ | Maret 29, 2009

  8. sampai kapan ?
    sampai saya terpilih jadi presiden. halah.. 😀

    Komentar oleh easy | Maret 29, 2009

  9. Mmhh….mungkin jamannya emang dah berubah bang, tapi “system”nya yang belom
    hehe…
    Salam kenal

    Komentar oleh HumorBendol | Maret 30, 2009

  10. salam kenal mas
    asyik nich postingnya
    buah tangan memang…………..
    mas tukeran link yuk!

    tx

    Komentar oleh Blogger Senayan | Maret 30, 2009

  11. Intinya antar sesama kita saling bisa menghormati, menyayangi dan memahami..!!

    Komentar oleh fauzan | April 1, 2009

  12. dunia semakin tua…lupa dengan petuah2 lama 🙂

    Komentar oleh an9el | April 3, 2009

  13. betul, aQ jg sering g ngerti..knp justru yg diberi kelebihan tidak mmnfaatkan kelebihannya itu untuk membantu org2 yg kekurangan?
    aQ jg tidak hbs pikir dgn org2 yg mmnfaatkan kelebihannya untuk sesuatu yg tidak benar dan salah?

    Dunia ini jg jd kebalik2 mlulu rasanya… hehe

    -sarahtidaksendiri-

    Komentar oleh learn2luv | April 4, 2009


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: